Home / Berita Umum / Terbukti Tak Netral Di Pemilu Sejumlah 14 ASN Di Pandeglang Kena Sangsi

Terbukti Tak Netral Di Pemilu Sejumlah 14 ASN Di Pandeglang Kena Sangsi

Terbukti Tak Netral Di Pemilu Sejumlah 14 ASN Di Pandeglang Kena Sangsi – Sejumlah 14 pegawai sipil negara (ASN) di Kabupaten Pandeglang, Banten disarankan memperoleh sangsi oleh Bawaslu. Hal semacam itu lantaran mereka dikatakan bisa dibuktikan tak netral dalam Pemilu 2019.

Kordiv Perlakuan Pelanggaran Bawaslu Pandeglang Fauzi Ilham mengemukakan dari 14 ASN itu rata-rata didominasi oleh Camat serta Kepala Dinas. Bawaslu Pandeglang udah menyarankan pada ASN itu memperoleh sangsi.

Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Olis Solihin serta Camat Kecamatan Munjul Aan Suandi disarankan ke Komite ASN serta 12 ASN beda disarankan ke Petinggi Pembina Kepegawaian Pandeglang. 14 ASN ini bisa dibuktikan udah memihak menguntungkan satu diantaranya Peserta Pemilu ialah suami Bupati Pandeglang Dimyati Natakusumah Calon legislatif DPR RI Dapil I Banten dari PKS serta anak Bupati Rizka Amalia dari Partai NasDem.

” Ia kan mengundang apa atas nama tokoh eks Bupati, anggota DPR RI namun kan yang pasti Pak Dimyati udah jadi peserta Pemilu jadi Calon legislatif DPR RI, hasil kita rata-rata Camat, seperti Camat Cibaliung, Cimanggu, Cigeulis, Jiput, ” ujarnya terhadap wartawan, Jumat (22/2) .

Bawaslu udah berkirim surat rujukan sangsi ke petinggi pembina kepegawaian Pandeglang serta KASN. Bawaslu udah hendak memutuskan kalau beberapa petinggi negara ini melanggar Undang-undang Nomer 5 tahun 2014 terkait Pegawai Sipil Negara kalau ASN tak bisa memihak.

” Laporan dari warga ada juga yg kami berikan ke KASN sebab itu pelanggaran Undang-undang yang lain, berkenaan dengan aktivitas yg dilaporkan oleh warga berkenaan ada perkiraan berpihaknya, nah ini di UU ASN ikut dilarang. Memang benar ada aktivitas yg dikira menguntungkan sesaat ASN di UU nomer 7 tahun 2017 clausal 283 dilarang menghadirkan aktivitas yg menguntungkan atau merugikan peserta Pemilu, ” ujarnya.

About admin