Home / Berita Umum / Sopir Truk Dianiaya Rombongan Pengantar Jenazah di Sulsel

Sopir Truk Dianiaya Rombongan Pengantar Jenazah di Sulsel

Sopir Truk Dianiaya Rombongan Pengantar Jenazah di Sulsel – Tindakan ugal-ugalan rombongan pengantar jenazah kembali berlangsung di Sulawesi Selatan. Kesempatan ini, seseorang sopir truk jadi korban penganiayaan sekumpulan masyarakat yang mengantarkan jenazah dari arah Makassar ke arah Pangkep di Jalan Poros, Lau, Maros.

Penganiayaan ini berlangsung waktu korban, Abdul Rais (43), yang mengendarai truk dari arah Makassar berhenti sebab ada kendaraan yang kembali arah di depannya. Akan tetapi, dari arah yang sama, rombongan pengantar jenazah itu meneriaki korban serta mengakui sudah terserempet.

“Jadi ada satu pengantar jenazah yang berteriak ia terserempet truk itu. Nah, teman-temannya langsung menaiki mobil serta menganiaya korban dengan batu sampai korban alami luka,” kata Kapolsek Lau AKP Nano, Selasa (15/1/2019).

Sesudah menganiaya korban, rombongan ini meneruskan perjalanan mereka ke Pangkep. Selang beberapa saat lalu, mobil ambulans yang membawa jenazah akan kembali pada Makassar. Ambulans itu dicegat oleh masyarakat yang disebut keluarga korban di lokasi Salenrang, Maros.

“Pihak keluarga korban ini tidak terima. Mereka menanti rombongan ini kembali. Waktu akan melintas, ambulans dicegat oleh masyarakat yang geram atas tindakan ugal-ugalan mereka,” sambungnya.

Polisi yang ada tempat lakukan tindakan cepat mengamankan mobil ambulans serta sebagian orang penumpangnya sampai tidak berlangsung tindakan perusakan. Ambulans itu juga ditempatkan untuk kembali pada lokasi Pangkep sebab massa sudah siap-siap memblokade jalan.

Sampai sekarang mobil ambulans serta rombongan pengantar jenazah itu masih tetap ditangkap di lokasi Pangkep. Polisi juga masih tetap lakukan usaha persuasif supaya tidak berlangsung benturan diantara mereka.

Benturan masyarakat dengan pengantar jenazah semacam ini sempat berlangsung di tempat yang sama pada 2017. Waktu itu pengantar jenazah mengakibatkan kerusakan mobil serta mengeroyok sopir truk, yang disebut masyarakat ditempat. Mengakibatkan, rombongan mobil pengantar jenazah yang akan kembali dihadang serta dirusak oleh masyarakat.

About admin