Home / Berita Umum / Selain Tingginya Curah Hujan, Banjir Sentani Disebabkan Rusaknya Ekosistem Gunung Cycloop

Selain Tingginya Curah Hujan, Banjir Sentani Disebabkan Rusaknya Ekosistem Gunung Cycloop

Selain Tingginya Curah Hujan, Banjir Sentani Disebabkan Rusaknya Ekosistem Gunung Cycloop – BNPB menyangka, tidak hanya tingginya curah hujan, banjir di Sentani dikarenakan oleh rusaknya ekosistem di Gunung Cycloop, Jayapura, Papua. Rusaknya rimba disana telah berjalan lama.

“Serta jika kita lihat yang berada di Gunung Cycloop banyak rusaknya sebab terdapatnya pembabatan rimba,” kata Kepala Pusat Data Info serta Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho waktu jumpa wartawan di Gedung BNPB, Jl Pramuka Raya, Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Daerah pegunungan yang semestinya jadi rimba menjadi daerah serapan serta penahan longsor justru disulap jadi ladang serta kebun. Akhirnya, waktu hujan lebat, longsor mudah berlangsung.

“Lalu dipakai untuk beberapa kebun, ladang dan lain-lain hingga rusaknya rimba telah berjalan beberapa waktu awal mulanya,” katanya.

Sutopo menuturkan, pada 12 tahun kemarin, banjir sama sudah sempat berlangsung. Banjir pada saat itu pun memunculkan korban jiwa.

“Tahun 2007, di lokasi Sentani di sini sempat alami banjir bandang pun yang memunculkan korban jiwa serta rusaknya bangunan yang berada di sana,” papar Sutopo.

Banjir bandang serta tanah longsor di Sentani, Jayapura, menyebabkan 58 orang meninggal. Banjir membuat 4.000-an orang mengungsi. Sedang vs polisi, korban jiwa telah sampai 70 orang.

About admin