Home / Uncategorized / Masih Belum Ada Bukti Jelas Keberadaan Hiu Purba Ini

Masih Belum Ada Bukti Jelas Keberadaan Hiu Purba Ini

Masih Belum Ada Bukti Jelas Keberadaan Hiu Purba Ini – Hiu prasejarah megalodon tengah hangat diperbincangkan. Apakah benar hiu gigantik ini benar ada?

Melalui trailer film The Meg serta siaran Megalodon : Fact versus. Fiction di Discovery Channel, nama megalodon kembali ramai terdengar. Mari menyelisik kenyataan sekitar megalodon.

Kenyataan pertama yg perlu tahu, megalodon bukan nama memang.

Beberapa pakar paleontologi mengklasifikasikan predator prasejarah ini termasuk juga genus Carcharocles. Ada juga yg memandangnya masuk genus Carcharodon. Karena itu nama ilmiahnya merupakan Carcharocles megalodon atau Carcharodon megalodon.

Berapa besar memang hiu gigantik ini? Sampai saat ini, yg dapat dikerjakan banyak pakar hiu sekalinya hanya memprediksi. Karena, kerangka megalodon komplet belum juga diketemukan, serta dikuatirkan dapat muncul satu waktu kelak.

Perkiraan ukuran megalodon dikerjakan dengan melihat sisa-sisa peninggalan gigi yg menyebar, kolom tulang belakang tanpa badan, serta kotoran yg membatu. Ini membuatnya sangatlah melawan.

Iktiologis–ahli perikanan–John E. Randall sempat memperbandingkan tinggi enamel hiu putih serta gigi megalodon. Kalaupun jatah badan Megalodon seperti sama hiu putih, karena itu ikan prasejarah itu diperhitungkan punya panjang seputar 13 mtr..

Ada juga ilmuwan Clifford Jeremiah yg memanfaatkan lebar akar gigi megalodon serta mengkalkulasi kalau ukuran megalodon dewasa dapat sampai 16, 7 mtr.. Dengan rumus lainnya, pakar biologi Michael Gottfried serta team menyimpulkan, ukuran Megalodon sampai hampir 16 mtr. serta berat 48 ton. Perhitungan oleh pakar lainnya sebutkan ukuran hiu ini dalam rata-rata 20 sampai hampir 25 mtr..

Jadi perbandingan, spesies paling besar yg hidup sekarang merupakan hiu paus, dengan panjang sampai 12, 1 mtr.. Perkiraan banyak pakar menjelaskan megalodon lebih panjang, serta tambah lebih berat. Ini membuatnya hiu paling besar, bahkan kemungkin ikan paling besar selama hidup.

Megalodon merupakan pemakan paus. Kenyataan ini tersingkap dari temuan fosil tulang-tulang paus dengan sisa luka yg sangatlah sesuai dengan ukuran serta gerigi gigi megalodon.

Seperti beberapa hiu, megalodon juga selalu melepas giginya. Fosil gigi ini sudah diketemukan di tiap-tiap benua terkecuali Antartika. Analisa gigi sangat mungkin banyak ilmuwan memastikan kalau spesies ini hidup sampai 2, 6 juta tahun lantas, serta ukurannya serius besar.

Gigi megalodon paling besar yg sempat diketemukan panjangnya sampai 19cm. Buat perbandingan, gigi hiu putih panjang optimalnya cuma sampai seputar 7, 6cm.

National Geographic memberikan laporan hiu ini punyai gigitan sangat kuat dari makhluk apa-pun yg sempat hidup. Rahang mereka yg besar bahkan juga ditaksir lebih kuat dibanding rahang Tyrannosaurus rex.

Banyak pakar memprediksi megalodon merupakan pemangsa paus kecil. Termasuk juga spesies Piscobalaena nana, serupa paus bungkuk atau paus balin cuma saja lebih kecil. Panjangnya tidak hingga sampai lima mtr..

Ini bisa memaparkan kepunahan megalodon. Waktu suhu laut lebih dingin, paus-paus kecil ini digantikan oleh paus raksasa seperti paus bungkuk serta paus biru.

Memang, megalodon juga memangsa penyu, duyung atau dugong, serta ikan lainnya. Tetapi, konsumsi yg kian menyusut pada akhirnya membuat mereka punah.

Tesis mengenai kepunahan predator super ini cukuplah bermacam. Kecuali lantaran mendinginnya suhu samudra, pertarungan dengan hiu serta paus baru juga bertindak.

Ada beberapa orang yg percaya kalau megalodon masih tetap hidup di laut dalam sampai sekarang. Bahkan juga ada laporan penampakan, meskipun keabsahannya dikuatirkan.

Live Science menjelaskan kalau National Oceanic and Atmospheric Administration yakin 95 % lautan serta 99 % samudra belum juga terjamah. Tersebut pemicunya sebagian orang mungkin saja memikir kalau megalodon masih tetap ada.

Walaupun laut masih tetap tersisa banyak rahasia, pakar biologi kelautan Craig McClain serta banyak yang lain berasumsi, tidak ada argumen ilmiah kuat buat memikir kalau megalodon masih tetap bersembunyi di laut dalam.

“Kalau Megalodon ada saat ini kita bukan sekedar dapat memandang giginya menyebar dimana saja seperti hiu lainnya, namun kita dapat punya fosilnya dari 2, 6 juta tahun lantas, ” kaya McClain pada Deep Sea News.

Konsensus diantara banyak periset merupakan kalau megalodon sudah punah. Juga demikian kejadian megalodon selalu hidup melalui novel serta karya fiksi lainnya.

Pada 2013, Discovery Channel menyiarkan siaran berjudul Megalodon : The Monster Shark Lives. Siaran ini tunjukkan banyak ilmuwan mencari hiu selama 20 mtr. di selama pantai Afrika Selatan.

Dokumenter palsu itu dinilai menyesatkan. Bagaimanapun, faktanya megalodon memang sempat hidup di lautan Bumi.

About admin