Home / Berita Umum / Inah Dihabisi Pacarnya Sendiri Karena Dua Hal Ini

Inah Dihabisi Pacarnya Sendiri Karena Dua Hal Ini

Inah Dihabisi Pacarnya Sendiri Karena Dua Hal Ini – Perkara pembunuhan keji pada Inah Antimurti (20) tersingkap lewat cara benderang. Inah dihabisi pacarnya sendiri, Asri Marli (30) lantaran dua perihal. Pertama utang sabu serta ke-2 menantang kala mau disetubuhi.

“Pertama, lantaran utang sabu Rp 1,5 juta tdk dibayar. Ke-2, lantaran Inah ini selalu menantang, saya jerat lehernya gunakan kabel tembaga. Ada 30 menit belum pula mati selalu saya jam gunakan kayu balok,” kata Asri pada wartawan di uang Subdit Jatanras Polda Sumatera Selatan, Sabtu (26/1/2018).

Asri ialah kurir sabu. Meskipun berpacaran dengan Inah, ia tdk memberi sabu pada Inah lewat cara gratis. Asri tahu Inah semenjak awal 2018. Sejak mulai itu, pemeran menjalankan usaha narkoba serta disebarkan di Muaraenim dan Ogan Ilir.

Asri sudah sempat memperkosa Inah sebelum mengerjakan pembunuhan. Hal tersebut didapati dari kesaksian seseorang kawan Asri, Abdul Malik (21), yang terlebih dulu diamankan aparat lantaran menopang Asri menghilangkan jejak kejahatan itu.

Abdul Malik mengakui dianya sendiri ditawari oleh Asri untuk menyetubuhi Inah yang telah tidak bernyawa. Abdul Malik lantas tdk menampik. Sehabis selera bejatnya tersalurkan, baru Asri, ia serta tiga rekanannya buang mayat Inah bersama spring bed sebagai saksi bisu pembunuhan itu.

Abdul Malik menuturkan Asri minta dianya sendiri serta tiga temannya mengusung spring bed ke mobil pikap yang telah ada di muka kontrakan. Selanjutnya Asri memohon dicarikan karung. Sehabis karung diperoleh, Asri memohon dibelikan bensin eceran 4 liter.

Tidak hanya Asri serta Abdul Malik, polisi tangkap Feriyanto (25), YG (16) serta FB (16). Ke empat pemeran, terkecuali Asri, diamankan lebih dahulu di Talang-Taling, Gelumbang, Muaraenim. Bahkan juga Abdul Malik dihadiahi tembakan pada ke-2 betisnya. Ke-3 pemeran bersedia menopang lantaran diiming-imingi sabu gratis.

Asri sendiri, sebagai aktor intelektual, sudah sempat melarikan diri serta berstatus buronan. Sehabis lima hari menghilang, selanjutnya ia diantar keluarganya menyerahkan diri ke Polda Sumatera Selatan.

Asri mengakui sehabis membunuh Inah, ia langsung lari ke daerah-daerah muali dari Belitang, OKU Timur, Prabumulih, Lahat, Lubuklinggau, sampai kembali lagi Palembang. Asri mengakui tdk tidur sekali-kali serta cuma makan sekali saat pelariannya. Ia dihantui perasaan takut.

Inah diketemukan tidak bernyawa di Desa Sungai Rambutan, Ogan Ilir pada Minggu (20/1). Kala diketemukan, kondisinya hangus terbakar serta ada jerat dawai di leher serta tangan. Mayatnya terbakar diatas spring bed.

Bukti diri Inah baru tersingkap sehabis DNA-nya dicocokan dengan DNA keluarganya. Kebetulan keluarganya mencari Inah yang menghilang semenjak Sabtu (19/1) serta melapor pada polisi.

About admin