Home / Berita Umum / Efek Oplosan Enam Orang Pemuda Tewas

Efek Oplosan Enam Orang Pemuda Tewas

Efek Oplosan Enam Orang Pemuda Tewas – Polisi menangkap Sari (51) penjual miras oplosan yg menewaskan enam orang pemuda di Cengkareng Timur. Sari di tangkap ditempat usahanya di Jalan Kincir Raya, Cengkareng Timur.

Polisi menyebutkan, Sari baru jual miras oplosan pada 21 Juni 2018. Efek oplosan ini, enam orang pemuda tewas.

Beberapa korban meminum oplosan serta wafat jangka waktu yg tidak sama. Korban TT, HS, MR, serta RZ meminum oplosan dirumah TT di Cengkareng Timur pada 23 Juni 2018.

Disamping itu, korban AS wafat pada 24 Juni 2018. Korban paling akhir bernama HR, wafat pada awal hari yang tadi, jam 02. 15 di RSUD Cengkareng.

” Berdasarkan penjelasan saksi, korban HR seringkali minuman keras dari terlapor dengan nama minuman Gingseng seharga Rp 15. 000. Selanjutnya muntah-muntah pada Minggu (24/6) malam makanya dibawa ke RSUD Cengkareng, ” kata Edi.

Polisi selanjutnya menangkap Sari saat pagi hari yang tadi. Sari mengkamuflase usaha miras oplosan dengan tempat tinggal pembuatan minyak wangi.

” Namum itu penjualannya tertutup dengan modus tempat tinggal. Beli pembuat miras dari Gunung Sahari. Modus bikin minyak wangi namun jadi jadikan miras, ” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi.

Sari belajar bikin miras oplosan dari video. Dia mencampurkan lebih dari satu bahan beresiko dalam miras.

” Miras oplosan itu di buat dengan bahan basic metanol atau alkohol. Berbentuk toxic itu tdk bisa dikonsumsi serta mencampurkan dengan teh gula serta air putih, ” kata Hengki.

Dari tangan pemeran, polisi mengamankan lebih dari satu tanda bukti seperti 10 buah dirigen ukuran 20 liter alkohol 70 prosen, 3 jeriken ukuran 10 liter di isi alkohol 70 prosen.

Diluar itu ada 2 jeriken ukuran 10 liter oplosan siap edar, 24 paket plastik oplosan siap edar yg di jual seharga Rp 15. 000. 22 paket plastik oplosan siap edar yg di jual Rp 25. 000.

Hengki menuturkan, polisi bakal menjerat pemeran dengan klausal 204 KUHP mengenai jual barang yg dapat membahayakan nyawa atau kesehatan. ” Hukuman penjara optimal 20 th., ” kata Hengki.

About admin