Home / Berita Umum / Dua Dokter Operasi Plastik Gadungan Ini Terancam 4 Tahun Penjara

Dua Dokter Operasi Plastik Gadungan Ini Terancam 4 Tahun Penjara

Dua Dokter Operasi Plastik Gadungan Ini Terancam 4 Tahun Penjara – Masalah penipuan bermodus dokter yang pakar di sektor kecantikan sekarang masuk step penyelidikan. 2 Dokter gadungan yaitu Ammyza Tomme (28) serta mitranya, Arini (30) jadi terduga sebelumnya setelah ditangkap minggu waktu lalu.

” Status ke-2 aktor sekarang udah jadi terduga. Kasusnya sekarang naik ke tingkat penyelidikan, sesudah dilaksanakan titel masalah. Kami tunggu bila masihlah ada korban-korban yang lain yang akan melapor, ” jelas Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu M Fahrun di ruangan kerjanya, Jumat (22/2/2019) .

Ammyza hakikatnya penduduk Enrekang. Namun dikenalkan menjadi dokter pakar dari Singapura yang datang dari Malaysia buat mengelabui korban. Dia berjumpa dengan Rini di Malaysia.

Dalam menipu korbannnya, Amyza selamanya memakai baju jas putih seperti dokter. Rini jadikan alat buat menguatkan promo memberikan keyakinan konsumen.

Amiza mengakui bukan dokter sungguhan. Tetapi praktik kecantikan muka yang dilaksanakan seperti suntik anestesi pada banyak korbannya ini merupakan hasil belajar otodidak. Awal kalinya sempat juga turut pelatihan kecantikan di Malaysia.

Tiap-tiap korban mesti membayar Rp 8 juta sampai 13 juta dengan dijanjikan perawatan bentuk muka sampai selesai sama dengan yang dikehendaki.

Tetapi, beberapa korban dalam laporannya mengakui tertipu. Hasil muka yang diinginkan malah tak lebih cantik malahan memicu rusaknya seperti abuh sampai tompel.

Korban jengkel sebab arah komunikasi terputus. Dokter seakan menghilang serta enggang bertanggung buat gara-gara rusaknya muka korban.

” Banyak korban melapor terkait rusaknya muka yang dideritanya. Mereka banyak mengerang bab pembengkakan diarea lebih kurang muka yang disuntik, ” kata Fahrun.

Kepolisian mengamankan tanda bukti berwujud alat medis terduga bersama pakaian yang kerapkali dimanfaatkan. Atas aksi penipuan itu, terduga dikenai UU Praktek Kedokteran serta terancam hukuman pidana optimal 4 tahun penjara.

About admin