Home / Uncategorized / Akibat Menyetubuhi Bocah Dibawah Umur Pelaku Kini Ditahan Polisi

Akibat Menyetubuhi Bocah Dibawah Umur Pelaku Kini Ditahan Polisi

Akibat Menyetubuhi Bocah Dibawah Umur Pelaku Kini Ditahan Polisi – Bambang (17) , warga Desa Lesung Batu Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, sangat terpaksa mendekam di sel Mapolsek Rupit karna membawa kabur serta menyetubuhi gadis dibawah usia, Rabu (1/11/2017) jam 05. 30 WIB.

Kapolres Mura AKBP Pambudi lewat Kapolsek Rupit AKP Yulfikri menyebutkan, aktor membawa gadis dibawah usia, berinisial N (16) warga Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara. Berdasar pada laporan orang-tua korban, mereka temukan anaknya di Dusun Seriang Desa Petunang Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Mura.

“Pelaku telah berhasil diamankan di Mapolsek Rupit. Awalannya keluarga korban tidak memberikan laporan peristiwa yang menerpa anaknya pergi, tetapi sesudah keluarga korban berhasil temukan aktor serta korban, baru pihak korban memberikan laporan peristiwa itu ke pihaknya, ” kata AKP Yulfikri.

Peristiwa diawali pada Jumat 27 Oktober 2017 sekira jam 12. 00 wib korban pergi dari tempat tinggal tanpa ada pamit pada orang tuanya. Selama 4 hari korban tak ada berita. Sehingga orang tuanya berusaha mencari korban serta tidak memberikan laporan peristiwanya ke polsek.

Pada Rabu, 1 November 2017 sekira jam 02. 40 Wib, orangtua korban berhasil temukan anaknya dengan aktor di Dusun Seriang Desa Petunang Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Mura dirumah keluarga aktor. Lantas korban serta aktor di ajak pulang ke Rupit oleh orangtua korban.

Kemudian aktor diinterogasi oleh keluarga korban, aktor mengaku sudah mengajak korban pergi dari tempat tinggalnya serta menyetubuhi korban sejumlah 2 kali.

Kemudian sekitaran jam 05. 30 WIB orangtua korban menghubungi Kanit Reskrim Polsek Rupit, makanya aktor diamankan. Dari tangan aktor berhasil diamankan tanda bukti 1 buah baju warna biru tua punya korban, 1 buah celana warna biru bermotif serta 1 buah celana dalam korban.

About editor