Home / Berita Umum / 5 Orang Ditangkap Polisi Karena Kerap Merampok Pengguna Jalan di Tol Bekasi-Bintara

5 Orang Ditangkap Polisi Karena Kerap Merampok Pengguna Jalan di Tol Bekasi-Bintara

5 Orang Ditangkap Polisi Karena Kerap Merampok Pengguna Jalan di Tol Bekasi-Bintara – Polda Metro Jaya tangkap komplotan perampok bersenjata golok yang berlaga di jalan Tol Bekasi-Bintara. Komplotan ini mengarah pengendara mobil waktu keadaan jalan tengah padat.

Terduga CB, JH, BK, SD serta AG diamankan Polda Metro Jaya karena sering merampok pemakai jalan di Tol Bekasi-Bintara. Komplotan ini tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam type golok yang tetap dibawa waktu berlaga.

“Diamankan waktu ingin berlaga tanggal 28 Januari 2019. Pertama itu kita mencari aktor dari handphone korban yang hilang,” kata Panit Unit V Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Ipda Fitrianto Ali, Kamis (7/3/2019).

Peristiwa perampokan itu berjalan pada 21 Januari 2019 dengan korban bernama Pardi. Waktu itu Pardi tengah mengendarai mobilnya seseorang diri dari arah Bekasi ke arah Pulogadung, Jakarta Timur untuk belanja seputar jam 18.30 WIB.

Waktu mobilnya di dekat pintu tol Bekasi-Bintara, waktu itu keadaan jalan tol tengah padat serta komplotan itu berlaga. Terduga BK serta SD bekerja mencari mangsa dengan berjalan kaki melingkari mobil-mobil di jalan tol.

“Waktu macet si Pardi inilah gunakan mobil ingin berbelanja sayur di Pasar di Pulogadung lalu ia membuka jendela serta ia main handphone. Lalu terduga disamping kanan sopir pura-pura meminta rokok. Satu terduga kembali ia ke samping pintu serta membuka pintu sisi belakang,” kata Fitrianto.

Sebab korban menantang, salah satunya terduga menyabetkan senjata tajam mengarah korban sampai korban terluka. Terduga lalu ambil handphone serta uang sejumlah Rp 6 juta rupiah punya korban. Terduga lalu kabur keluar tol dengan lari.

Fitrianto menjelaskan peranan CB serta JH menjadi joki. Sedang peranan AG cuma menaruh senjata tajam beberapa terduga akan tetapi AG turut mendapatkan sisi hasil dari pencurian itu.

Pada polisi, beberapa terduga mengakui uang hasil kejahatan itu untuk digunakan beli minuman keras. Beberapa terduga tidak mempunyai pekerjaan masih serta berusia 25-30 tahun.

Untuk korban sendiri, sekarang ini korban telah ada di dalam rumah. Korban menanggung derita luka bacok yang tidaklah terlalu kronis serta memberikan laporan peristiwa itu ke polisi pada 21 Januari 2019.

Diluar itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menyarankan penduduk supaya tidak buka kaca mobil waktu ada di jalan tol. Dia pun menyarankan penduduk tidak memakai handphone waktu menyopir.

Atas perbuatanya, beberapa aktor dipakai Masalah 365 ayat 2. Beberapa terduga terancam hukuman kurungan penjara saat 12 tahun.

About admin