Home / Berita Umum / 2 Orang Ditangkap Polisi Karena Titip Paket Berisi Sabu

2 Orang Ditangkap Polisi Karena Titip Paket Berisi Sabu

2 Orang Ditangkap Polisi Karena Titip Paket Berisi Sabu – Dua orang pria berinisial TAJ (33) serta TC (35) diamankan polisi selesai menitipkan suatu paket di layanan ekspedisi. Masalahnya paket itu berisi narkoba type sabu.

Kasat Narkoba Polres Jaksel Kompol Vivick Tjangkung menuturkan masalah ini tersingkap selesai polisi menyidik info berkenaan ada satu orang pria meresahkan yang menyimpan bungkusan di layanan ekspedisi di Depok. Team selanjutnya mendatangi tempat amankan paket yang disimpan dalam sesuatu ruang.

“Info yang diterima jika mulainya laki laki yang tak diketahui cuma pengin menitipkan barang ini. Karena menganggap berprasangka buruk lalu mengontak polisi narkoba Polres Jakarta Selatan,” kata Vivick terhadap wartawan di Mapolres Jaksel, Senin (22/7/2019).

Polisi selanjutnya melacak alamat yang tercantum pada paket itu. Dengan ditonton petugas layanan ekspedisi, polisi lalu buka paket itu serta nyatanya berisi suatu tas wanita berwarna merah.

“Dalam tas ini ada 2 bungkusan kecil yang segalanya terbungkus rapi warna coklat. Didalamnya nyatanya sabu serta ekstesi. Paket itu selanjutnya dibungkus lagi seolah-olah tak disentuh selanjutnya dibiarkan hingga sampai laki laki itu ada ,” tuturnya.

Selesai ditunggu-tunggu sepanjang beberapa saat, ada satu diantaranya pemeran yang ambil paket itu. Polisi dengan sergap tangkap pria itu.

“Selanjutnya ia menuturkan barang ini memang ia bakal membawanya ke Bandung, barang inilah bisa dari Riau. Dari sana kita pergi ke Bandung, hingga sampai di Bandung bertemu satu diantaranya kawan yang telah komunikasi untuk bertemu,” tuturnya.

Keseluruhan ada 1,5 ons serta ekstasi sekitar 30 butir. Dari ke dua terduga itu, polisi jelas jika barang itu dikirim dari Riau serta mereka telah 3 kali transaksi dengan si pengirim.

Sesaat terduga memanfaatkan cap layanan ekspedisi palsu untuk menipu petugas. Terduga membuat sendiri cap layanan ekspedisi seakan-akan barang itu benar dikirim layanan ekspedisi.

“Lembaran layanan ekspedisi ia mencari sendiri, ia lem sendiri. Alamatnya pula demikian, ia lem sendiri. Ia bawa serta sendiri dari Riau.

Ke dua terduga diamankan pada Jumat (19/7) di Depok serta Bandung. Sekarang ini polisi akan tetap meningkatkan penangkapan kedua-duanya.

Karena kelakuannya beberapa terduga digunakan Kasus 114 ayat 2 Subsider Kasus 112 ayat 2 Jo Kasus 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 35 tahun 2009 terkait Narkotika dengan bahaya hukuman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 5 (lima) tahun serta paling lama 20 (dua puluh) tahun serta pidana denda terbanyak Rp 1.000.000.000, (satu milyar rupiah) serta terbanyak Rp 10.000.000.000 (sepuluh milyar ruplah).

About penulis77